Al-Imam asy-Syafi’i (Madzhab Syafi'i) mengatakan:
كل مسألة صح فيها الخبر عن رسول الله صلى الله عليه وسلم عند أهل النقل بخلاف ما قلت؛ فأنا راجع عنها في حياتي وبعد موتي
“Semua permasalahan yang sudah disebutkan dalam hadits yang sahih dari Rasulullah dan berbeda dengan pendapat saya, maka saya rujuk dari pendapat itu ketika saya masih hidup ataupun sudah mati.”
Al-Imam Malik (Madzhab Maliki) mengatakan:
إنما أنا بشر أخطئ وأصيب، فانظروا في رأيي؛ فكل ما وافق الكتاب والسنة فخذوه، وكل ما لم يوافق الكتاب والسنة فاتركوه
“Saya hanyalah manusia biasa, mungkin salah dan mungkin benar. Maka perhatikanlah pendapat saya, jika sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah maka ambillah. Apabila tidak sesuai dengan keduanya maka tinggalkanlah.”
Al-Imam Abu Hanifah (Madzhab Hanafi) mengatakan:
لا يحل لأحد أن يأخذ بقولنا ما لم يعلم من أين أخذناه
وفى رواية: «حرام على مَن لم يعرف دليلي أن يفتى بكلامي «فإننا بشر، نقول القول اليوم ونرجع عنه غدًا
“Tidak halal bagi siapa pun mengambil pendapat kami tanpa mengetahui dari mana kami mengambilnya.” Dalam riwayat lain, beliau mengatakan, “Haram bagi siapa pun yang tidak mengetahui dalil yang saya pakai untuk berfatwa dengan pendapat saya. Karena sesungguhnya kami adalah manusia, perkataan yang sekarang kami ucapkan, mungkin besok kami rujuk (kami tinggalkan).”
Al-Imam Ahmad Bin Hambal( Madzab Hambali mengatakan):
لا تقلدني، ولا تقليد مالكًا ولا الشافعي ولا الأوزاعي ولا الثوري، وخذ من حيث أخذوا
“Janganlah kalian taklid kepada saya dan jangan taklid kepada Malik, asy-Syafi’i, al-Auza’i, ataupun (Sufyan) ats-Tsauri. Tapi ambillah (dalil) dari mana mereka mengambilnya.”
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الأمْوَالِ وَالأوْلادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
وَعَنِ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِمَنْكِبِي فَقَالَ: ( كُنْ فِي اَلدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ ) وَكَانَ اِبْنُ عُمَرَ يَقُولُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ اَلصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ اَلْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِسَقَمِك وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ
Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memegang kedua pundakku dan bersabda: Hiduplah di dunia ini seakan-akan engkau orang asing atau orang yang sedang lewat. Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Jika engkau memasuki waktu sore maka janganlah menunggu pagi; dan jika engkau memasuki waktu pagi janganlah menunggu waktu sore; ambillah kesempatana dari masa sehatmu untuk masa sakitmu dan dari masa hidupmu untuk matimu. (Rowahu Bukhari)
وَعَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ: ( جَاءَ رَجُلٌ إِلَى اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُولَ اَللَّهِ! دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِي اَللَّهُ وَأَحَبَّنِي اَلنَّاسُ. فـقَالَ: اِزْهَدْ فِي اَلدُّنْيَا يُحِبُّكَ اَللَّهُ وَازْهَدْ فِيمَا عِنْدَ اَلنَّاسِ يُحِبُّكَ اَلنَّاسُ ) رَوَاهُ اِبْنُ مَاجَه وَسَنَدُهُ حَسَنٌ
Sahal Ibnu Sa'ad Radliyallaahu 'anhu berkata: Ada seseorang menghadap Nabi Sholollohualaihi Wassalam dan berkata: Tunjukkan kepadaku suatu perbuatan yang bila aku melakukannya aku dicintai Allah dan manusia. Beliau bersabda: Zuhudlah dari dunia Allah akan mencintaimu dan Zuhudlah dari apa yang dimiliki orang mereka akan mencintaimu. (Riwayat Ibnu Majah dan sanad hasan)
أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ:
ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
"Wahai Saudaraku Kalian Tidak Bisa Mendapatkan Ilmu Kecuali Dengan 6 Syarat Yang Akan Saya Beritahukan"
1.Dengan Kecerdasan,
2.Dengan Semangat ,
3.Dengan Bersungguh-sungguh ,
4.Dengan Memiliki bekal (biaya),
5.Dengan Bersama guru dan ,
6.Dengan Waktu yang lama,
(Imam Syafi'i Rahimahulloh)
abul aslam berkata
mohon info ma’had
Antum bisa mengakses http://anshorulloh.wordpress.com Untuk Ma’had Kami dan http://al-ilmu.info/ untuk Ma’had Lainya
Abu Nabila As Sundawy berkata
Barakallahu fikum
Abu Ahmad Playen berkata
Bismillah…
Subhanalloh….
walhamdulillah…
Allohu Akbar…
la hawala wala quwata illa billah
khyrun insya alloh
innalloha bima ta’maluna bashiir
barokallohu lana wa lakum
Waiyyakum, Ya ahki karim, Kaifa halukum, insyalloh fie amanillah insyallohu ta’ala.
abu aslam kutei berkata
mahad di Cepu belum diposting akh?
Allhuyubarik fiik, Ya Aba aslam kaifa halukum? Fieamanillah insyalloh ta’ala, kapan antum kecepu lagi? afwan ma’had cepu belum perlu dipublikasikan, insyalloh fiy waktin akhor bi’aunihi ta’ala.Kalau minta progressnya bisa kami kirim via email.Allohul musta’aan.
abu abdurrazzaq berkata
Assalamualaikum
Akh ana sempat liat ke ma’had di siyono tapi disitu ada jg gedung dipakai oleh yayasan al i’tisom, pondok pesantren mardhotullah, apakah jadi satu ma’had dengan pondok itu ?
Wassalamualaikum
Waalaikumussala Warahmatulloh.
Ya Akhi Karim , Ma’had Anshorulloh Assalafiy yang didalam Yang Ada Masjid Besarnya, adapun Yayasan Al I’tisom/ Pesantren Mardhotulloh diluar dekat jalan.Akan tetapi keduanya berlainan.Memang sekilas orang menganggap Anshorulloh As Salafiy satu komplek dengan Al I’thisom akan tetapi berlainan walaupun pendiri yayasan saudara kandung.Allohu A’lam.
Endy prabowo berkata
Emg bnr klo pp.mardhotullah itu salaf? klo bnr,tnjkkn cr2 salafnya.makasih!
Belum ada yang mengkhabarkan bahwa PP tersebut bermanhaj salaf, diawal sudah ana singgung bahwa PP tersebut berlainan dengan Anashorulloh As Salafiy.Allohua’lam Bi Showab.
Asep Hidayah berkata
Assalamualaikum… salam kenal akh
Barakallahu fikum
Waalaikumussalam Warohmatulloh Wabarokatuh,
Salam Ta’aaruf Kembali dari ana, Waiyyak.
abu abdurrazzaq berkata
Afwan ana belum ada yg kenal PP anshorulloh, dan kalau gak salah pemiliknya ustad fauzan, afwan kalo salah,(Telah Ana Edit)
Ahksan Antum Datang Saja Menemui Beliau.
Anonymous berkata
ustad,gimana caranya pp Anshorulloh bisa makan? padahal bisa di perkirakan setiap bulanya pengurus mengeluarkan -+ jutaan,kemudian santrinya di gratiskan biaya.mudah-mudahan antum di beri kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi semuanya.akan tetapi antum/para ustad harus jujur dalam menjalankan amanah dan jangan berat sebelah,karna kasihan para santri,udah jauh dari orang tuanya malah di parlakukan tidak adil.ok! sukses untuk antum semua yes!antum di pondok juga sebagai pengganti orang tuanya,maka perlakukanlah semuanya seperti anak ustad sendiri.entah kaya/miskin.karena allah maha melihat dan maha adil,pasti ustad udah tahu semuanya!
Alloh Maha Kaya,Atas Pertolonganya Kita Semua Berada Dalam Pemeliharaanya Dengan Doa, Usaha Serta Kebaikan Para Salafiyin Yang Mencintai Saudaranya Karena Alloh Semata Mereka Saling Berta’awun Dalam Ketakwaan.Insyalloh ta’ala wa Jazakalloh Kher atas Saran dan Kritik antum.
eddy berkata
Ust. Abu Amin lokasi Ma’had Cepu dimana persisnya?
Ya Ahki Yang Budiman, Di Ndoro Asri atau Sebelahnya perumahan Griya Mustika karangboyo .
abusalma1969 berkata
Assalamu ‘alaikum
Semoga Allah membimbing kita semua untuk membwa dakwah ini sampai ajal menjemput kita.
Moga Allah memasukkan kita di antara orang-orang yang shabar yang dicintai-Nya. Amin
wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu
Waalaikumussalam Warohmatulloh Wabarokatuh,
Jazakallohu Khoiron Jaza Ya Ahkuna Fillah Aba Salma, Amin Ya Robal Alamin.
Endri Karwandi berkata
Wahai saudara Endy prabowo hendaknya anda tidak sembarangan berkomentar tentang keberadaan PP Mardhotullah AL Islamy, anda siapa? seberapa keilmuan antum untuk mengatakan bahwa pp mardhotullah bukan salaf. jangan asal berkomentar namun tanpa bertabayyun terlebih dahulu. tinjukan terlebih dahulu kesalafan antum. mana yang salaf antara ma’had anshorullah atau mardhotullah. hendak antum bisa berkaca diri seberapa banyak santri anbshorullah yang betah/ bertahan. makanya jangan sok bermanhaj salaf namun hasilnya jauh dari orang salaf terdahulu. kalau sya boleh bertanya apa keuntungan antum berkomentar demikian. semoga Allah memberikan kesempatan anda untuk bertaubat.
Barokallohufiekum, Semoga Alloh Aza Wajala menunjuki kita bersama untuk meniti manhaj yang mulia ini dengan kesungguhan.
Berkata Sya’ir ” SUNGGUH PENGAKUAN ITU TIDAK AKAN MERUBAH HAKIKAT ” maka hendaklah setiap diri banyak beramal sholeh dari pada hanya sekedar mencari pengakuan manusia,Allohu A’la Bishowab.
Endri Karwandi berkata
Sebuah ucapan yag sangat ana setuju. “maka hendaklah setiap diri banyak beramal sholeh dari pada hanya sekedar mencari pengakuan manusia” begitulah seharus sikap kita sebagai pengemban dakwah ini. semoga Allah Ta’ala memberkahi kita semua, yang berusaha untuk meniti jalannya yang lurus. Amiiin Wallahu A’lam,
Abu Mundzir berkata
Bismillah..Saling menasehati tentu boleh, justru menasehati dalam kebaikan dan ketaqwaan adalah diperintahkan oleh Alloh azza wajalla. Tentu dengan niat yg ikhlas mengharap keridlo’anNya semata dan dengan cara cara yg benar menurut syari’at/tuntunan. Dan yg perlu dicermati dgn extra hati-hati adalah dalam hal menjatuhkan vonis terhadap saudara kita/orang lain. Karena bisa jadi apa yg kita lihat belum tentu menggambarkan hakikat kejadian tersebut. Untuk itu perlunya tabayyun, Alloh azza wajalla telah memperingatkan kita dalam firmanNya:”maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. Untuk itulah saudaraku semuanya, marilah kita sibuk menata diri kita, istri, anak, orangtua kita dan juga kerabat2 dekat kita agar menjadi prioritas utama ladang dakwah kita (dengan tdk mengesampingkan dakwah kepada yg lain), insyaAlloh..akan menjadi lebih baik. Dan pula jangan pernah kebal/anti terhadap nasihat, karena dengan nasihatlah kita mengetahui kelemahan/kesalahan2 yg kita lakukan. Wallohua’lam bisshowab
Subhanalloh, Semoga Alloh Tolong Urusan Kita Bersama.
abu sali berkata
assalamualaikum,apa saja persyaratan masuk MAHAD?,soalnya anak ana sekarang masih duduk di kelas 3 SDN .Dengan
keterbatasan terpaksa anak ana sekolah di lingkungan yang kurang
mendukung.anak ana sudah punya hapalan 1juz.apa betul dìsini gratis.sukron
Waalaikumussalam Warohmatulloh,
Coba Abu Sali hubungi pengurus ma’had annashihah cepu, na’am insyalloh gratis.