Hidup Tanpa Musik
|
Kontroversi tentang musik seakan tak pernah berakhir. Baik yang pro maupun kontra masing-masing menggunakan dalil. Namun bagaimana para sahabat, tabi’in, dan ulama salaf memandang serta mendudukkan perkara ini? Sudah saatnya kita mengakhiri kontroversi ini dengan merujuk kepada mereka
|
|
Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid
|
Merupakan perjalanan dakwah Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu sebelum beliau mengenal dakwah Salafiyah. Bagaimana kesesatan Shufi yang banyak menyimpang dari tauhid menemani langkah dakwah beliau.
|
|
| |
|
|
Cara Mudah Memahami Ushuluts Tsalatsah
|
Ini adalah sebuah bingkisan yang diberkahi terhadap kitab “Ats Tsalatsatu Ushul wa Adilatuha“ milik Al Imam Al Mujaddid Muhammad bin Abdil Wahhab (wafat th.1206 H) Rahimahullah, yang telah ditulis oleh pena seorang yang alim Al Fadhil Muhammad At Thoyyib Al Anshori Al Madini (Wafat th. 1362 H) Rahimahullah. Beliau menyusunnya dalam bentuk tanya jawab untuk mempermudah bagi para penuntut ilmu
|
|
Cara Duduk Tasyahhud Ahir
|
Dan risalah kecil ini merupakan salah satu risalah yang bersifat ilmiah untuk membuka wawasan ilmu fiqih yang ada pada kaum muslimin, sebagai pencerahan intelektual yang menuntut seorang muslim, khususnya kalangan para penuntut ilmu syar’i untuk bisa memahami setiap masalah hukum berdasarkan dalil-dalil dari sumbernya yang jernih, yaitu Al-Qur’an Al-Karim dan Sunnah Nabawiyyah yang shahih. Risalah ini menjelaskan tentang hukum dan tata cara duduk yang benar didalam shalat, disaat seorang yang melakukan shalat duduk pada tahiyyat akhir, dari shalat yang wajib maupun nafilah (sunnah), baik shalat yang berjumlah satu raka’at, dua raka’at, tiga raka’at dan seterusnya, baik shalat yang memiliki satu tasyahhud maupun dua tasyahhud. Dimana kita menyaksikan adanya perbedaan cara yang diamalkan kaum muslimin dalam cara duduk mereka, ada yang duduk iftirasy pada setiap shalat yang berjumlah dua raka’at, atau yang memiliki satu tasyahhud, dan ada pula yang melakukannya dengan cara duduk tawarruk. Sehingga sebagian kaum muslimin mempertanyakan tentang hal ini, apakah landasan masing-masing mereka yang melakukan cara duduk yang berbeda? Manakah yang benar?, manakah yang lebih sesuai dengan dalil?, apakah keduanya memang disebutkan dalam hadits? Dan yang semisalnya dari berbagai pertanyaan yang kerap diajukan kepada kami. Terlebih disaat sebagian kaum muslimin yang sudah terbiasa semenjak kecil dengan cara duduk tertentu, lalu kemudian merasa heran dengan cara yang dilakukan sebagian mereka yang shalat dengan cara duduk yang berbeda. Sehingga hal ini mendorong kami untuk mengeluarkan risalah kecil ini, agar bermanfaat bagi mereka yang ingin melihat permasalahan ini dengan kacamata ilmiah.
|
|
Sepuluh Pembatal Keislaman
|
Seorang ulama Ahlus Sunnah dari negeri Yaman, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Washabi, menulis dalam kitab beliau yang ringkas “Al-Qaulul Mufid fi Adillati At-Tauhid,” sepuluh sebab yang menyebabkan batalnya keislaman seseorang. Tidak seperti batalnya jenis-jenis ibadah lain di dalam Islam yang tidak mengeluarkan seseorang dari agama, batalnya keislaman berakibat fatal kepada pelakunya di dunia dan di akhirat.
|
|
Biarkan Jenggot Anda Tumbuh
|
Daftar Isi :
1. Dalil-Dalil Wajibnya Memelihara Jenggot Dan Memangkas Kumis.
2. Hukum Memotong, Mencabut, Atau Mencukur Jenggot.
3. Larangan Dan Bahaya Menyerupai Orang Kafir.
4. Pada Diri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Telah Ada Suri Tauladan Yang Baik
|
|
Hukum Isbal (Memakai Kain di bawah Mata kaki)
|
Risalah dikumpulkan oleh Syaikh Jaarullah berupa hadist-hadist Nabi yang mulia bahwa menurunkan pakaian di bawah kedua mata kaki dianggap sebagai suatu perkara yang haram dan salah satu dosa besar yang mendapatkan ancaman keras berupa neraka.
|
|
Al Qismu Al Ilmi
|
Menjelaskan terperinci etika dalam kehidupan seorang muslim sehari-hari oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.
|
|
Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Dakwah Menuju Kemurnian Islam
|
Syaikh berdakwah untuk menuju kemurnian Islam. Tantangan dakwah tauhid memanggilnya melihat kondisi umat ahir zaman yang jauh dari agama yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam.
|
|
Tiga Landasan Utama
|
Kemudian apabila anda ditanya : apakah tiga landasan utama yang wajib diketahui oleh manusia? Maka hendaklan anda jawab : yaitu mengenal Tuhan Allah Azza wa Jalla, mengenal agama Islam, dan mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
|
|
Menyingkap Syubhat dan Kedustaan Ihya At Turats
|
Lagi, Sebuah penjelasan gamblang atas syubhat dan fitnah Ihya At Turats yang telah memecah belah salafiyyin. Maka perlu kita menasihati saudara-saudara kita untuk tidak berta’awun kepada yayasan2 surury dan mendudukkan rekomendasi para ulama Ahlus Sunnah yang membolehkan bekerja sama dgn yayasan Ihya At Turats. Ditulis oleh Al Ustadz Abu Karimah Askary sebagai pengamalan Agama Adalah Nasihat.
|
|
Talbis Ihyaut Turots
|
Berikut ini adalah tanya jawab yang ditujukan kepada Syaikhuna (ulama kita) Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i seorang ahli hadits di negeri Yaman – semoga Allah menjaganya – tentang Abdur Rahman Abdul Khaliq, manhaj dan yayasannya, Ihya’ut Turats. Dikumpulkan oleh saudara kita Abu Juwariyah.
|
|
Seputar Tarawih dan Witir
|
Kumpulan artikel ilmiyah yang membahas seputar sholat tarawih dan Qunut Witir di bulan Ramadhan. Ditulis oleh asatidz salafiyun.
|
|
Fatwa Syaikh Muqbil Seputar Ramadhan
|
Untuk Saudaraku Kumpulan 44 Fatwa Muqbil bin Hadi al-Wadi’I Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’iSeputar Ramadhan
|
|
Shifat Shaum Nabi Shallallahu’alaihi wasallam
|
Sebuah kitab yang ditulis oleh Syaikh Salim bin ‘Id Al-Hilaaly dan Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid yang membahas bagaimana berpuasa dan seluk beluk Ramadhan sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam.
|
|
Tuntunan Ibadah di Bulan Ramadhan
|
Ebook ini Disalin dari kitab TUNTUNAN IBADAH DI BULAN RAMADHAN oleh Syaikh Muhammad Ibn Jaarullah Al Jaarullah
|
|
FIRQOH – Jama’atut Tabligh >> Semangat Dakwah Tanpa Ilmu
|
Jamaah Tabligh tentu bukan nama yang asing lagi bagi masyarakat kita, terlebih bagi mereka yang menggeluti dunia dakwah. Dengan menghindari ilmu-ilmu fiqh dan aqidah yang sering dituding sebagai ‘biang pemecah belah umat’, membuat dakwah mereka sangat populer dan mudah diterima masyarakat berbagai lapisan. Lalu bagaimanakah hakikat jamaah yang berkiblat ke India ini?
|
|
FIRQOH- Al Ikhwan Al Muslimun >> Kesesatan dan Penyimpangannya
|
Sebuah ebook dengan tujuan mengajak kaum muslimin untuk kembali kepada Islam yang benar dalam ilmu, amal, dakwah, dan jihad. Ebook ini mengupas secara gamblang kesesatan dan penyimpangan Ikhwanul Muslimin yang dakwahnya hampir di seluruh negeri yang tertipu oleh khas perjuangannya, padahal seyogyanya mereka tahu bawha dakwah IM ini sangat jauh dan penuh talbis. Ebook ini antara alain mengupas Sekilas Tentang IM, Membongkar Pemikiran Hasan Al Banna dan Pewarisnya, Ahlis Waris Hasan Al Banna, Sejarah Suram IM, Fatwa-Fatwa Ulama tentang IM, Slogan IM, dan ditutup dengan Dialog Bersama Ikhwani.
|
|
Kilauan Mutiara Hikmah Dari Nasihat Salaful Ummah
|
Dinukil dari ayat Allah Tabaroka wata’ala, As Sunnah Shahihah dan perkataan para ulama ahlus sunnah tentang sebuah perkara yang agung untuk menjaga diri ini dari berbagai kesesatan, penyimpangan manhaj, dan untuk kita berrpegang teguh pada manhaj yang haq ini. Wahai kaum muslimin perhatikanlah kata mutiara ini. Dikumpulkan oleh Syaikh Abu Abdillah Jamal Bin Farihan Al Haritsi
|
|
Pembelaan Terhadap Sunnah
|
Kumpulan artikel yang ditulis Al Ust. Muhammad Umar As Sewed untuk kita bersemangat dalam menegakkan sunnah
|
|
Hukum Aqiqah
|
Disalin ringkas kembali dari kitab Ahkamul Aqiqah karya Abu Muhammad ‘Ishom bin Mar’i, terbitan Maktabah as-Shahabah, Jeddah, Saudi Arabia, dan diterjemahkan oleh Mustofa Mahmud Adam al-Bustoni,
|
|
Akidah Setiap Muslim
|
Kumpulan soal jawab yang dipandu oleh Syaikh Muhammad Jamil Zainu. Diharapkan dengan metode tanya jawab semakin memudahkan kita berakidah dengan benar dilandasi dalil dari Al Quran dan As Sunnah Shahihah.
|
|
Sehari di Kediaman Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam versi 1.2
|
Ebook ini merupakan penyempurna dari ebook Sehari di Rumah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam versi sebelumnya yang saya buat, ada beberapa tambahan dan perbaikan. Ebook ini diambil dari kitab Sehari Di Kediaman Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, oleh : Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim
|
|
Kitab Hisnul Muslim – Kumpulan Doa dan Dzikir dari Al Quran dan As Sunnah Yang Shahih
|
Merupakan kumpulan doa dan dzikir yang bersumber dari kitabullah dan hadits nabi Shallallahu’alaihi wasallam, ditulis oleh Said bin Ali Al Qathani dengan teks Arab terjemahan Bahasa Indonesia
|
|
Syarah Hadits Arbain An Nawawi
|
Diambil dari kitab Arba’iina Hadiitsan An Nawawiyah, 40 Hadits An Nawawi, Penulis Imam An Nawawi
|
|
Jalan Golongan yang Selamat
|
Ebook ini diambil dari kitab Al Firqotun Naajiyah karya Syaikh Muhammad Jamil Zainu.
|
|
Kisah-Kisah Mualaf
|
Ebook ini diambil dari buku MENGAPA KAMI MEMILIH ISLAM, Oleh Rabithah Alam Islamy Mekah
|
|
Kitab Tauhid
|
Ebook ini Disalin dari kitab TAUHID oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At Tamimi
|
|
Bimbingan Islam untuk Pribadi dan masyarakat
|
Tulisan ini dipersembahkan bertujuan untuk memperbaiki pribadi setiap muslim sehingga bisa melaksanakan Islam dengan sebaik-baiknya dan ia akan menjadi muslim yang bertaqwa kepada Allah Subhanahu wata’ala. ditulis oleh Syaikh Muhammad Jamil Zainu
|
|
Free Ebook | Internet Learning berkata
[...] Buku Agama Bluelibrary [...]
pengelolakomaht berkata
ada e book pelajaran baca qur’an semisal iqro qiroati gak akh ? insyaAllah kalo antum bisa mengupayakan tentunya besar di sisi Allah, dan kalo ada mohon kirim ke imel saya di extralive@yahoo.co.id jazakallah
Allhamdulillah sudah kami kirimkan via email anta.
Jazakalloh khoiron jaza.
mas_kumambang berkata
FIRQOH- Al Ikhwan Al Muslimun >> Kesesatan dan Penyimpangannya:
silakan baca buku memoar hasan al banna. mendingan terhadap sesama muslim, rukun imannya sama, rukun Islamnya sama saling berhusnudzon. bukan malah sebaliknya. noh orang kafir pada ketawa ngeliat sampean seperti itu.
Waullohul muwahaq,
Saudara mas kumambang yang budiman,
Agama ini adalah nasehat الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ maka sudah selayaknya muslim yang benar saling nasehat-menasehati dalam kebenaran kepada mereka kelompok kelompok yang menyimpang dari jalan النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , Justru dengan nasehat ini membuktikan bahwa kita sebagai muslim yang baik sudah berbaik sangka supaya diharapkan saudara kita kembali kepada Thariqul Haq (Jalan Kebenaran), Dan Sebagai peringatan kepada para awam untuk tidak masuk dalam lembah yang sama. dan sebagai penjelasan pula kepada awam siapa Ahlul Ahwa (Pengikut Hawa Nafsu) dan siapa yang meng-erami Jalan Ahlu Bid’ah atau jalanya para pembangga kelompok(Hizbiyah).
Saudara Mas Kumambang yang budiman,
Kenapa kita harus mengurusi orang kafir yang mereka telah ditutup dan dikunci mati hatinya, yang semenjak awalul muslimin memang selalu mentertawakan kaum muslimin dengan ejekanya, peremenhanya dan kata kata rendahnya. Akan Tetapi ketawanya mereka tidak memberikan mudharat sedikitpun bagi mukminin Karena kaum mukminin faham dengan janji Alloh dalam firman dibawah ini:
فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela, Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. Qs.Almaidah 54
Maka Marilah kita bersungguh-sungguh untuk berbuat adil lagi berkasih sayang diatas Kitabulloh Wa Sunnah dan Pemahaman Salafu Shalih, bukan sikap maklum dan lembek diatas penyimpangan dan penyelewengan suatu kelompok pemikiran, Jikalau kita mau memahami sungguh sungguh kata اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ( Jalan Yang Lurus ) maka Antonimnya kita akan memahami tidak ada jalan yang lentur bahkan bengkok karena ingin menggapai ridha manusia atau kelompok serta pemikiran pemikiran yang bengkok yang denganya seseorang takut menyampaikan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.Allohu A’lam Bishowab.
Abu Nabila As Sundawy berkata
Jazakallah Khair wa barakallah fik
Abu muhammad bin abd karim berkata
Afwan akh kalo bisa kirimin aku ebook iqro qiro’ati.barokallahu fiikum.
Antum bisa ambil di download ceramah agama pada kolom : Bahasa Arob atau Alqur’an.Waiyakum.
heri berkata
Assalamualaikum
Mengenai Ihya Atturat, saya mengerti terjadi perbedaan diantara salafiyun di indonesia ( kalau masih dianggab salafi kedua belah pihak bukan sururi ) karena saya menganggap kedua belah pihak masih salafi, seharusnya disediakan download dari pihak satulagi, dan tulisan2 yg mendukung, seperti rifqon ahlussunnah oleh syeikh abdul muhsin al abbad, ataupun tulisan ustad2 dari pihak satu lagi supaya salafiyun bisa menilai mana yg benar untuk dirinya sendiri ..Wassalamualaikum
Waalaikumussalam Warahmatulloh Wabarokatuh. Sahabat Yang Budiman, Untuk Permasalahan ini, ahksan antum bertanya serta berdiskusi dengan Asatidz terdekat tentang bagaimana manfaat dan mudharat bermuamalah dengan Yayasan ini, Dikolom ini tidak menampilkan fatwa Syaikhuna yang lainya dikarenakan kami lebih memilih meninggalkan bermuamalah dengan yayasan ini, karena itu lebih murni lagi bersih bagi diri kami serta lebih selamat dari fitnah yayasan tersebut, adapun yang memilih bermuamalah dengan mereka itu adalah pilihan mereka dan kita semua bertanggung jawab atas keyakinan dakwah kita ini, Sungguh Alloh maha mengetahui kejujuran hati setiap insan dalam memilih setiap urusan maka hanya kepada Alloh Tabaroka Wa Ta’ala kita mengadu dan Dialah Pengawas Yang Maha Adil.
Adapaun kami adalah saudara kalian se-akidah maka wajib bagi kami menasehati kalian sebagaimana seruan Alloh Tabaroka Wa Ta’ ala.
Adapaun jika nasehat-nasehat itu berlebihan dalam kadarnya dan yang dinasehati berpaling darinya serta membencinya sehingga timbul perselisihan yang panjang, maka itulah kekurangan kita semua sebagai makhluk yang tidak maksum, yang seharusnya lebih arif dan bijak serta berkasih sayang diatas tali dienulloh serta lebih memahami bagaimana cara kita berloyal serta menolak dalam urusan ini.
Seharunya kita yang dho’if ini banyak mengambil hikmah dari para syaikhuna tentang masalah ini bagaimana mereka menghadapainya dengan bijak dan sesuai tempatnya.
Dan Yang sangat penting :Ketahuilah oleh kita puncak keimanan adalah siapa yang terbaik amalnya maka mari berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik itu dan janganlah kita berlaku lemah terhadap masalah materi dan kedunyaan sesungguhnya iman ini mahal wahai sahabat maka layak bagi mukmin sejati mendapatkan derajat yang tinggi. Allohu A’lam Bishowab.
heri berkata
Alahmdulillah ketahuilah bahwa saya selama ini dalam setiap kesempatan yg ada pada saya berusaha untuk dapat mengambil manfaat dari kedua belah pihak, saya ikut ta’lim dikeduabelah pihak, mendatangi website kedua belah pihak dan mengambil manfaatnya, tapi masalahnya saya tidak bisa akrab dengan ikhwan2 karena takut ketahuan saya jg ikut ta’lim dipihak lainnya, ini membuat saya kadang2 merasa tidak nyaman, seperti yg bapak katakan bahwa kadang nasehatnya berlebihan ( yg menurut saya bukan merupakan nasehat lagi saking berlebihannya tapi sudah berupa tuduhan ). Saya rasa bapak mengerti maksud saya.
Kembali ke masalah Ihya Atturat saya memang tidak pernah berdiskusi dengan asatidz karena kendala yg tadi, hanya saya baca dari artikel2 di internet dari kedua belah pihak, dan masih tidak bisa mengambil keputusan dalam hal ini memilih mana yg benar.
Sungguh berbahagia apabila sudah bisa menetukan pilihan seperti bapak, Tapi dengan pengetahuan agama yg sangat minim saya tidak mampu untuk menentukan pilihan, karena masing2 punya sandaran dan dukungan dari ulama2 salaf di Arab saudi maupun yaman ( dari tulisan websitenya abu salma )saya jadi tidak tahu mana yang menasehati dan man yang di nasehati antara kedua pihak.
Ditambah dengan masalahnya menjadi komplek, tidak hanya bermuamalah dengan ihya atturat tapi kemudian berkembang menjadi bagaimana kita menyikapi yg bermuamalah, menyikapi yang tidak bermuamalah tapi tidak menyalahkan yang bermuamalah, mengaji kepada mereka, apakah mereka jd ahli bid’ah, dan seterusnya.
Sebelumnya saya tidak mempunyai tujuan dan iktikad apapun selain mencari kebenaran dan menentukan pilihan bagi saya yang baru kenal manhaj salaf, dan yang sangat mendambakan persatuan kedua belah pihak.
Mohon kiranya kalau bapak bisa menambah wawasan bagi saya memberikan sedikit nasehat, yg mungkin bisa memberi penerang bagi saya …
Bismillah,
Semoga Alloh Tabaroka Wa Ta’ Ala memberikan Hidayah kepada antum dan kami.
I).Ana nasehatkan kepada diri sendiri dan saudaraku yang budiman untuk takut hanya Kepada-Nya semata, Untuk Berharap Kepada-Nya saja , untuk selalu mencintai-Nya serta mencintai segala sesuatu karena-Nya, dan mencari keridhoan-Nya walaupun semua manusia disisi antum membenci dengan sikap antum.Karena niatan hari-hari kita kepada selain-Nya adalah kebatilan semata dan merupakan pensekutuan dengan-Nya.Sebagaimana Sabda Nabi:
“من أحب في الله، وأبغض في الله، ووالى في الله، وعادى في الله، فإنما تنال ولاية الله بذلك، ولن يجد عبد طعم الإيمان وإن كثرت صلاته وصومه حتى يكون كذلك، وقد صار عامة مؤاخاة الناس على أمر الدنيا، وذلك لا يجدي على أهله شيئا” رواه ابن جرير.
“Barangsiapa yang mencintai seseorang karena Allah, membenci karena Allah, membela Karena Allah, memusuhi karena Allah, maka sesungguhnya kecintaan dan pertolongan Allah itu diperolehnya dengan hal-hal tersebut, dan seorang hamba tidak akan bisa menemukan lezatnya iman, meskipun banyak melakukan sholat dan puasa, sehingga ia bersikap demikian. Pada umumnya persahabatan yang dijalin di antara manusia dibangun atas dasar kepentingan dunia, dan itu tidak berguna sedikitpun baginya”.
II).Wahai sahabat, permasalahan tentang yayasan ini sangatlah menyita waktu dan tenaga apabila kita yang masih dho’if ilm’ ini ingin menguraikanya apalagi cuma berbekal ilmu dari internet atau info-info dari internet yang seharusnya kita mencocokan apa yang didapat dari internet dengan kehidupan nyata demi mendapatkan hujah yang nyata , Sungguh tidak boleh seseorang mengatakan sesuatu itu benar atau salah tanpa mengetahui gambaran sesuatu itu dengan sebenarnya. Mari janganlah kita membebani diri ini dengan sesuatu yang menimbulkan kejelekan lebih besar kepada kehidupan beragama kita padahal kita tidak tau menahu hakikatnya dari sesuatu itu, mari kita ingat kembali bahwa Alloh Tabaroka Wa Ta’ala berfirman :
لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya (Albaqarah 286)”
Rasul memerintahkan kepada kita semua untuk bertakwa semaksimalnya dan sesuai kemampuan kita,
Mari kita Renungkan Hadits dibawah ini :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَخْر رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ، وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مَنْ قَبْلَكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ .
[رواه البخاري ومسلم]
Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin Sakhr radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Apa yang aku larang hendaklah kalian menghindarinya dan apa yang aku perintahkan maka hendaklah kalian laksanakan semampu kalian. Sesungguhnya kehancuran orang-orang sebelum kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka (yang tidak berguna) dan penentangan mereka terhadap nabi-nabi mereka. (Bukhori dan Muslim)
Pelajaran Yang Bisa Diambil dari hadits :
1. Wajibnya menghindari semua apa yang dilarang oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam.
2. Siapa yang tidak mampu melakukan perbuatan yang diperintahkan secara keseluruhan dan dia hanya mampu sebagiannya saja maka dia hendaknya melaksanakan apa yang dia mampu laksanakan.
3. Allah tidak akan membebankan kepada seseorang kecuali sesuai dengan kadar kemampuannya.
4. Perkara yang mudah tidak gugur karena perkara yang sulit.
5. Menolak keburukan lebih diutamakan dari mendatangkan kemaslahatan.
6. Larangan untuk saling bertikai dan anjuran untuk bersatu dan bersepakat.
7. Wajib mengikuti Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, ta’at dan menempuh jalan keselamatan dan kesuksesan.
8. Al Hafiz berkata : Dalam hadits ini terdapat isyarat untuk menyibukkan diri dengan perkara yang lebih penting yang dibutuhkan saat itu ketimbang perkara yang saat tersebut belum dibutuhkan.
Bukannya ana ingin memalingkan antum dari mencari kebenaranya tentang “Yayasan ini” akan tetapi ana menyarankan kepada antum untuk membaca, menghafal, memahami, menggali,mengamalkan,mendakwahkan,dan bersabar dari pokok-pokok lmu Agama Ini (Ushulut Dien) dari sumber kitab-kitab para salafuna shalih karena itu lebih utama buat antum sekarang ini dan sebagai satu tahap untuk mencari kebenaran diatas serta merupakan tahap menuju tahap berikutnya yang lebih besar dan inti dari ajaran Islam yaitu mengihlaskan beribadah didunia ini untuk Alloh Semata Sebagaimana firmanya :
وَمَا أُمِرُوا إِلاَّ لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus (Albayinah 5)
III).Akan tetapi jika antum merasa sangat terganggu dengan keberadaan yayasan ini dan membuat ragu pada keyakinan antum untuk mengamalkan amal-amal shalih yang utama dari inti ajaran islam, maka ana menyarankan kepada antum untuk memilih fatwa syaihkuna yang dicantumkan dihomepage ini karena itu lebih bersih dari fitnah dan lebih selamat dari fitnah, dengan catatan tidak serampangan ikut-ikutan menghajr (memboikot) tanpa ilm’ dab hujah yang nyata kepada awam yang dia belum mengetahui esensi permasalahan ini (karena kita dilarang beramal tanpa ilm’), demikian pula bagi mereka para awam yang merasa dituduh merasa benci kemudian membalas tuduhanya dengan fanatik pula serta terkesan membela satu pihak tanpa mau peduli pada hujah yang dibawa pihak lainya sehingga terkesan ada pro pihak sana dan pro pihak sini.
Mari kita renungkan Sabda Nabi Dibawah ini:
وَسَلَّمَ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ : حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ .
[رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح]
Dari Abu Muhammad Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dan kesayangannya dia berkata : Saya menghafal dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam (sabdanya): Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.
(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shoheh)
Pelajaran yang bisa kita ambil dari hadits ini:
1. Jika keraguan bertentangan dengan keyakinan maka keyakinan yang diambil.
2. Sebuah perkara harus jelas berdasarkan keyakinan dan ketenangan. Tidak ada harganya keraguan dan kebimbangan.
IV) Saudaraku, Janganlah engkau merasa takut Islam akan hilang dari muka bumi dengan adanya perselisihan ini, sungguh yang patut kita takutkan adalah Islam hilang dari dalam dada diri-diri kita ini dan dada keluarga kita tercinta, adapun kejayaan Islam telah dijamin Oleh Alloh Tabaroka Wa Ta’ala dengan firmanya dibawah ini, adapun mereka yang berselisih jika meraka benar-benar hamba-hamba yang disebutkan oleh Alloh dalam ayat ini, tentu mereka akan saling mengasihi dan mencintai ihklas karena Alloh semata serta mereka bersikap lemah lembut diantara mereka karena memenuhi perintah-Nya semata.
Mari Renungkan Firman Alloh yang saya kutip dibawah ini:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui ,( Almaidah 54)
V)Saudaraku mari kita lakukan musyawarah(Syuro) dalam urusan perselisihan dakwah, Mari melakukan shalat istiqarah untuk menepis keraguan serta dengan mempertimbangkan Kaidah-Kaidah Penerapan Sunnah secara matang yaitu memahami manfaat dan Mudharat yang akan diakibatkan jika suatu sunnah diterapkan, Janganlah kebencian kita kepada suatu kaum mendorong kita untuk tidak berbuat adil, karena Alloh jalla wa Ala menyuruh kita berbuat adil dan ma’ruf.
Terahir ana menyarankan kepada antum untuk membaca Nasehat yang sangat bermanfaat untuk para salafiyin dibawah ini.
Demikian Jika ada kebenaran datangnya dari Alloh Tabaroka wa Ta’ala jika ada kesalahan dari ana yang dho’if serta pengaruh syaiton maka kepada Alloh ana memohon ampun , Allohua’lam
Nasehat Syaikh Robi’ Ibnu Haadi :
“Saya wasiatkan kepada mereka untuk saling bersaudara, saling bersikap bijak, saling mencintai, saling menyayangi, dan saling mengunjungi ikhlash karena Allah, dan menghidupkan manhaj salaf dalam ukhuwwah dan mahabbah (sikap mencintai) tersebut. Kecintaan yang didasarkan ikhlash karena Allah memiliki kedudukan yang tinggi. Kecintaan yang didasarkan ikhlash karena Allah dan di jalan Allah memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala, setelah rasa cinta kepada Allah dan cinta kepada Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.
Rasulullah r bersabda :
(( لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ ِلَنَفْسِهِ ))
“Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana kecintaan dia terhadap dirinya sendiri.” [21])
Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda :
(( وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لاَ تَدْخُلُونَ الجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ ))
“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh kalian tidak akan masuk al-Jannah sampai kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan pada suatu amalan yang bila kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” [22])
Maka tebarkanlah salam ikhlash karena mengharap wajah Allah, dengan engkau bertujuan untuk menyatukan hati saudara-saudaramu dan menampakkan kepada mereka bahwa engkau mencintai dan menghormati mereka. Maka mereka akan membalas sikap tersebut dan mengucapkan salam pula kepadamu, dalam rangka mewujudkan mahabbah (sikap cinta karena Allah) tersebut, sekaligus menjadikan amalan tersebut sebagai wasilah (perantara) yang mengantarkan kepada keridhaan Allah dan mengantarkan untuk masuk al-Jannah, karena amalan ini (menebarkan salam) di antara jalan terbesar untuk bisa masuk al-jannah, yang telah diberitakan kepada kita oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa kita tidak akan masuk al-jannah kecuali kalau kita mengamalkan dengan sungguh-sungguh sebab-sebab (yang mengantarkan kepada al-Jannah) tersebut.
Maka hendaknya kalian berupaya untuk saling memahami, dan saling bersikap lembut, serta saling mengujungi antara kalian. Jauhilah sebab-sebab perpecahan, perselisihan, saling membenci, saling hasad, dan yang semisalnya.
Rasulullah r bersabda :
(( لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا ))
“Janganlah kalian saling hasad, saling benci, saling menipu (dalam jual beli) [23]), namun jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara.” [24])
Jadilah kalian demikian, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepada kalian.
Inilah yang bisa saya nasehatkan dan aku wasiatkan serta saya tekankan kepada kalian. Dengan itu Insya Allah dalam merealisasikan tujuan mulia yang diridhai oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Saya memohon kepada Allah untuk mempersatukan qalbu-qalbu ini, dan menjauhkan dari kami dan kalian semua berbagai fitnah, dan menjauhkan kami dan kalian semua dari sebab-sebab perpecahan dan perselisihan. Sesungguhnya Rabb kita Maha Mendengar do’a.
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sampaikan salamku kepada ikhwah semuanya, dan tekankan nasehat ini kepada saudara-saudara kalian. Hayyakumullah wa ahlan wa sahlan …
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Wasiat dan Nasehat al ‘Allamah Asy Syaikh Rabi’ bin Hadi al Madkhali buat saudara-saudaranya Para Penuntut Ilmu As-Salafiyyin di Indonesia . Nasehat ini beliau sampaikan di tengah-tengah acara Daurah Asatidzah ke-4 di masjid Ma’had Al-Anshar Sleman Yogyakarta via telepon pada 4 Sya’ban 1429 H
heri berkata
Barokallohufiikum
Sungguh nasehat yg sangat bermanfaat bagi saya, sesungguhnya di dalam hati saya sudah mendekati apa yg bapak nasehatkan, saya mempunyai keyakinan seperti yg bapak nasehatkan tentang yayasan ini, dan lebih condong untuk tidak bermuamalah dengan yayasan ini, tapi sebenarnya ini tidak begitu berpengaruh dan penting bagi saya karena saya sendiri tidak tidak ada hubungan dengan yayasan ini, masalahnya bagi saya hanya saya merasa bahwa pihak yg bermuamalah atau yg tidak bermuamalah tetapi berada dipihaknya saya masih meyakini mereka masih salafi,(dan yg saya tahu banyak ulama yg lebih cenderung untuk memberi nasehat dengan lemah lembut, dan tidak bersikap keras) dan saya masih bisa mengambil manfaat dari mereka, yg saya meyakini salah adalah memboikot pada mereka seperti yang bapak katakan supaya saya tidak ikut boikot sembarangan(Kepada Awam), karena boikot ini masih terjadi sampai sekarang, seperti nasehat syeikh rabi diatas saya mencintai keduabelah pihak dan mengambil manfaat ilmu dari keduanya, sebenarnya yg lebih menjadi masalah bagi saya bukan tentang yayasan ini tapi karena saya ikut ta’lim dan mengambil ilmu dikedua belah pihak tapi tidak bisa bergaul akrab dengan mereka.
Selanjutnya saya sangat berterima kasih atas nasehat bapak,nasehat bapak sangat bermanfaat bagi saya, semoga Allah memberi petunjuk kepada saya dan bapak agar berada di jalan yg lurus dan benar yaitu jalannya para salaf.
Wassalamualikum
Thoyib, Ahksan jika antum mengambil sikap yang bijak, jelas dan Tegas.Wafiekum Barokallohu.
misslind berkata
assalamu’alaikum
semoga senantiasa dlm naungan Yang Maha Kuasa
akhi, ane lihat antum sudah kirim buku semacam iqro atau qiroati ke kawan yg sebelumku
bolehkah ane juga minta dikirim ke
misslind76@yahoo.com
jika ada ebook yang kira2 diupload lagi atau untuk bahan rujukan mohon kirimkan kabar
jazakalloh khoiron
wassalamu ‘alaikum
Waalaikumussalam Warohmatulloh.Afwan karena kesibukan permintaan email belum bisa dilayani,kecuali jika pengunjung yang budiman mengirim surat ke alamat email ana, Semoga Bermanfaat.
muhammad nur khafidhin al rayyan berkata
allohu yubarik fik
Waiyyakum, ya ahki fillah.
Abdullah berkata
Bismillah
Assalamu’alaikum
Akhi, untuk Ebook zakat rusak bentuk zipnya. barakallahu fikum
Waalaikumussalam Warohmatulloh, Insyalloh Ahki, Sudah Diperbaiki , Jika Pengunjung Waktu Buka CHM . Pada kotak “Always Ask Before Open” Jangan Diconteng , Semoga Bermanfaat
As-Salafy berkata
Bismillah.
Assalaamu’alaykum warahmatullah.
Waalaykumussalam Warohamtulloh Wabarokatuh
Anonim berkata
Ikut download, Teima Kasih
Silahkan, Pengunjung Yang Budiman.